Berita

Ade Irfan Pulungan/Net

Politik

PILPRES 2019

02 Dituding Curang, Jubir BPN: Direktur Hukum Dan Advokasi TKN Perlu Refreshing

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf melalui Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan menyebutkan, kecurangan Pemilu 2019 justru dilakukan oleh kubu pasangan calon 02 Prabowo-Sandi.

Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean megatakan, tudingan TKN tidak lebih dari celotehan orang kurang piknik.

"Itu yang menuduhnya perlu refreshing dulu ya," ujar Ferdinand kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4).


Dia menyebutkan secara logika saja kecurangan tersistematis dalam Pemilu sangat terbuka lebar untuk dilakukan petahana.

"Dimana-mana Pemilu seperti ini penguasa atau petahanalah yang punya ruang dan punya kesempatan untuk curang," jelas Ferdinand.

Sementara lawan politik petahana, lanjut politisi Partai Demokrat ini, hanya bisa mengikuti sistem yang ada sambil berjuang untuk menang.

"Penantang kan tidak bisa masuk di dalam sistem penyelenggara Pemilu," pungkas Ferdinand.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan sebelumnya menyatakan, bukti kecurangan pihak 02 Prabowo-Sandi berasal dari pengaduan masyarakat yang masuk ke hotline TKN. Sejak dibuka pada 9 April, sudah ada 25.000 pengaduan masyarakat terkait masalah penyelenggaraan pemilu. Saat ini TKN sedang mengklasifikasi jenis pelanggarannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya