Berita

Doraemon/Net

Dunia

Malaysia Tidak Akan Gunakan Doraemon Dalam Kampanye Pariwisata

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 06:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Malaysia tidak akan menggunakan karakter kartun Jepang populer Doraemon untuk mempromosikan pariwisata Visit Malaysia Year 2020.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia Mohamaddin Ketapi (Rabu, 24/4) setelah sejumlah kritik berdatangan.

Sebelumnya, Ketua Galeri Seni Visual Nasional Rashidi Hasbullah mengajukan proposal soal penggunaan karakter Doraemon untuk mempromosikan pariwisata Malaysia karena negara itu akan menjadi tuan rumah pameran seni Doraemon.


Proposal itu menuai kritik dari industri kreatif karena dinilai mengabaikan konten lokal dan mendukung kreasi asing.

Menanggapu hal tersebut, Mohamaddin, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (24/4), mengatakan dia tidak pernah menyetujui program promosi yang melibatkan Doraemon dan karakter itu tidak pernah dimasukkan dalam kampanye kementerian.

"Itu saran dari (Rashidi) dan jika itu disampaikan kepada saya, saya tidak akan menyetujui," katanya seperti dimuat Channel News Asia.

Rashidi membuat proposal itu ketika meresmikan pada upacara pembukaan toko Doraemon di KLIA2 pada 11 Maret lalu. Pameran seni Doraemon, katanya, akan membantu mempromosikan Malaysia ke dunia karena serial animasi Jepang terkenal di seluruh dunia dan menarik. untuk penggemar dari segala usia.

"Kita akan melihat bagaimana Malaysia dan Jepang dapat berkolaborasi dalam hal ini, mungkin kita dapat mengadakan pameran seni selama Visit Malaysia Year 2020," kata Rashidi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya