Berita

Hendardi/RMOL

Politik

Pimpinan KPK Setuju TGPF Mabes Polri Temui Novel

RABU, 24 APRIL 2019 | 20:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mabes Polri berkunjung ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (24/4). Mereka beraudiensi dengan pimpinan KPK dan berjanji akan menemui penyidik KPK, Novel Baswedan.

Perwakilan TGPF Mabes Polri ini antara lain Ketua Setara Institute Hendardi, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, dan mantan Komisioner Komnas HAM Nur Kholis dan Ifdhal Kasim.

Mereka mengaku telah bertemu dengan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dan Saut Situmorang dan membicarakan perkembangan kasus penyiraman air keras Novel. Kedua pimpinan itu, kata Hendardi, setuju dengan saran TGPF agar kasus Novel direka ulang.


"Kami hari ini bertemu pimpinan KPK, Pak Laode M Syarief dan Pak Saut Situmorang. Intinya, kami sampaikan beberapa perkembangan apa yang sudah kami kerjakan. Jadi, proses kerja melakukan reka ulang TKP dan saksi-saksi, baik saksi lama maupun baru, juga terhadap saksi ahli," ujar Hendardi.

Di tempat yang sama, Poengky Indarti mengatakan bahwa pihaknya juga telah mendapat persetujuan akan menemui korban penyiraman air keras, yakni Novel Baswedan untuk mempermudah penuntasan kasus tersebut.

"Iya (akan menemui Novel) tadi sudah kami sampaikan juga pada bapak pimpinan dan bapak pimpinan setuju," katanya.

Sementara saat ditanya mengenai waktu kunjungan yang baru dilakukan sekarang, Poengky menyebut bahwa itu sebatas masalah penyesuaian waktu yang belum tepat.

"Enggak, selama ini jadwal gak sama dan lain-lain, seperti itu. Tapi kami menyadari ini nggak mudah dan butuh pendekatan kepercayaan," kata dia.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya