Berita

Abdul Kharis Almasyahari/RMOL

Politik

Dapil 5 Jateng, PKS Kembali Antarkan Calegnya Ke Senayan

RABU, 24 APRIL 2019 | 16:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Tim Pemenangan PKS Dapil 5 Jawa Tengah Abdul Kharis Almasyahari bersyukur partainya kembali diamanahkan warga Sukoharjo, Klaten, Boyolali dan Kota Surakarta untuk mendudukkan Anggota DPR RI di Senayan dengan perolehan suara hampir 160.000 sesuai dengan perhitungan internal PKS dapil V Jateng.

"Di Dapil 5 Jateng ada 8 kursi DPR RI yang diperebutkan, berdasarkan metode Sainte Lague maka Kursi Pertama, kedua, kelima di ambil PDI Perjuangan, ketiga diambil Golkar, keempat oleh Nasdem dan keenam PKS menyusul kemudian ketujuh PKB, dari data internal kami, PAN, Gerindra dan PDI Perjuangan akan memperebutkan kursi ke delapan," jelas Abdul Kharis Almasyahari yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPR, Rabu (24/4).

Ditambahkan Widodo salah satu tim pemenangan di dapil bahwa berdasarkan hasil real count internal data PKS berdasarkan C1 100 persen yang masuk mencapai 1.922.000 suara sah, kini sedang dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan di seluruh dapil Jateng 5 oleh petugas PPK dan tentunya semua saksi PKS dan partai lain.


"Jumlah angka partisipasi meningkat sehingga juga meningkatkan pemilih PKS, khusus nya peningkatan terbesar di Kabupaten Klaten," jelas Widodo yang juga insyaAllah dipastikan lolos sebagai Aleg di DPRD Klaten.

Kharis sangat mengapresiasi dan berterima kasih pada warga Solo, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten yang telah memberikan kepercayaan dengan memilih PKS pada pemilu 17 April 2019 yang lalu.

"Kami sampaikan alhamdulillah serta apresiasi yang tinggi pada seluruh caleg, struktur pengurus, kader, dan simpatisan PKS yang telah bekerja keras siang malam, mulai dari masa kampanye hingga pemungutan dan perhitungan suara di seluruh TPS sedapil 5 Jawa Tengah," ucap Kharis.

Dia juga turut mengapresiasi para penyelenggara pemilu, terutama para petugas KPPS di seluruh TPS, yang telah bersusah payah menyelenggarakan proses pemungutan dan lakukan perhitungan suara serta duka mendalam untuk semua yang telah berkorban sehingga harus meninggal di sejumlah daerah di Indonesia.

"Apresiasi juga pada petugas di PPK dan KPUD, Panwas Kecamatan dan Bawaslu, serta aparat keamanan dari Polri dan TNI selaku penyelenggara, pengawas dan pengamanan pemilu ini, doa kita untuk semua yang telah meninggal dalam proses demokrasi yang panjang ini," tutup Kharis.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya