Berita

Margarito Kamis/Net

Politik

Asas Jurdil Sulit Dipenuhi Di Pemilu 2019

SENIN, 22 APRIL 2019 | 22:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jujur dan adil (jurdil) merupakan asas dari penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Namun di Pemilu Serentak 2019, asas tersebut sulit dipenuhi.

Penyebabnya, kata pakar hukum tata negara Margarito Kamis, banyak indikasi kecurangan yang ditemukan dalam pilpres dan pileg. Kecurangan, sambungnya, hampir terjadi di tempat pemungutan suara seluruh Indonesia.

Indikasi kecurangan pada pilpres kali ini terjadi mulai dari hari pencoblosan, di mana banyak hingga proses penghitungan suara.  


“Asas jurdil sulit dipenuhi karena data kecurangan yang banyak diungkapkan rakyat itu cukup beralasan," tutur Margarito dalam diskusi yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (22/4).

Jurdil, jelasnya, merupakan asas yang termaktub dalam UUD 1945. Tujuannya agar demokrasi yang dibangga-banggakan rakyat selama ini berjalan sesuai cita-cita bangsa.
 
“Tapi, dengan diperlihatkannya kecurangan tersebut membuat sistem pemilu secara jujur dan adil hanya semboyan belaka,” lanjut Margarito.

Secara satire, Margarito meminta kepada negara lain yang ingin belajar menyelenggarakan pemilu dengan penuh kecurangan, maka bisa belajar dari yang terjadi di Indonesia.

“Disarankan datang langsung menanyakan hal tersebut,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya