Berita

Jokowi dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Kedua Kubu Harus Junjung Tinggi Suara Rakyat

SENIN, 22 APRIL 2019 | 21:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dua kubu calon presiden harus menjunjung tinggi suara rakyat. Caranya, dengan tidak saling mengklaim kemenangan sebelum hasil rekapitulasi penghitungan suara resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Elite politik harus menghargai masyarakat yang sudah memberikan hak pilih di Pemilu Serentak 2019 lalu,” tegas mantan Komisioner Komnas HAM Ridha Saleh dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/4).

Menurutnya, partisipasi pemilih di pemilu kali ini terbilang tinggi. Jika dilihat dari beberapa video tentang warga yang mengantri saat pencoblosan, maka bukan tidak mungkin partisipasi pemilih kali ini lebih besar dari pemilu sebelumnya.


Partisipasi politik rakyat ini, kata Ridha, harus diletakkan dalam konteks besar politik Indonesia. Bukan sebatas hak setiap orang untuk memilih calon yang dipilihnya, tapi juga adanya keinginan dan partisipasi politik setiap warga negara sebagai pemangku hak pilih untuk menghormati konstitusi.

“Kita juga harus memahami bahwa pemilu kali ini dipersiapkan dengan niat baik oleh penyelengara pemilu," jelas direktur Rumah Mediasi Indonesia itu.

Untuk itu, elite politik harus bersabar dan mengikuti rangkaian proses pemilu tersebut. Khususnya rangkaian penghitungan dan penetapan pemenang.

Jika nanti dirasa ada kecurangan, maka pihak-pihak yang dirugikan berhak menggugat ke Mahkamah Konstitusi. Melalui MK, pemilu bisa diulang jika terbukti terjadi kecurangan yang terorganisir, sistemik, dan meluas.

Senada dengan itu, pengamat politik Ujang Komarudin juga meminta agar kedua kubu memiliki kesabaran tinggi dalam menunggu hasil penghitungan KPU.

“Jangan saling klaim kemenangan, sebab proses perhitungan masih berlangsung,” tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya