Berita

Enggartiasto Lukita/Net

Hukum

KPK Harus Segera Menyeret Mendag-nya Jokowi

SENIN, 22 APRIL 2019 | 17:37 WIB | LAPORAN:

Tersangka suap distribusi pupuk yang juga anggota DPR, Bowo Sidik Pangarso mengaku mendapat duit sejumlah Rp 2 miliar dari Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita.

Pengakuan Bowo ini mestinya sudah bisa dijadikan bukti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyeret menteri asal Partai Nasdem tersebut.

"Segera saja karena sudah cukup bukti pengakuan Bowo Pangarso untuk KPK, segera menyeret Menteri Perdagangannya Joko Widodo yang memberikan uang ke Bowo Pangarso," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono dalam keterangannya, Senin (22/4).


"Sudah dipastikan uang tersebut juga diduga dari hasil ngegarong duit negara di Departemen perdagangan," lanjutnya.

Menurut dia, Bowo Pangarso hanya dijadikan kambing hitam dalam kasus amplop cap jempol. Arief pun mengungkit pernyataannya ketika awal-awal penangkapan Bowo.

"Dari awal satu hari setelah Bowo Pangarso ditangkap KPK, saya sudah katakan bahwa Bowo Pangarso cuma jadi orang suruhan, yang otaknya adalah seorang menteri," tegasnya.

Arief juga meminta direktur utama Bank BTN harus dipanggil KPK. Hal ini terkait dugaan pencucian uang sebesar Rp 8 miliar  yang dilakukan oleh Bowo Pangarso di Bank BTN untuk ditukarkan pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu. Menurut dia, ada kemungkinan Bank BTN turut membantu dalam kejahatan korupsi pupuk.

"Bowo Pangarso itu orang baik dan bersih yang saya kenal selama ini," imbuhnya.  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya