Berita

Refly Harun/Net

Politik

Tugas Bupati Sejahterakan Rakyat, Bukan Menangkan Capres

SENIN, 22 APRIL 2019 | 17:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution terus menuai kecaman. Sebab, dia mundur karena kecewa dengan hasil Pilpres 2019 di daerah yang dipimpinnya.

Pakar hukum tata negara Refly Harun menyebut alasan Dahlan yang mundur karena pasangan Jokowi-Maruf kalah di Madina tidak bisa dibenarkan.

“Mundur dari bupati karena jagoannya kalah dalam pilpres bukan alasan justified,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Senin (22/4).


Refly menjelaskan bahwa tugas seorang bupati adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan janji kampanye yang diutarakan saat mencalonkan diri.

Sehingga, bupati boleh mundur jika merasa dia gagal dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Bukan untuk memenangkan capres tertentu,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya