Berita

Saifullah Yusuf/Net

Politik

Kiai Sepuh Jatim Sepakat Yang Menang Kehendak Rakyat

SENIN, 22 APRIL 2019 | 15:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kondisi Jawa Timur pasca pencoblosan Pilpres 2019 sudah kembali kondusif. Semua pihak sudah sepakat hasil akhir pemilu menunggu penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua PBNU Saifullah Yusuf menyebut bahwa para kiai-kiai sepuh Jatim sudah bergerak mendinginkan suasana. Mereka menyambut baik semangat rekonsiliasi pasca pilpres yang diikrarkan di kediaman Saifullah, perumahan The Gayungsari, Surabaya, Jumat (19/4) lalu.

“Pemilu sudah selesai, saatnya kita kembali memikirkan umat dan saat ini para kiai juga telah bergerak mendinginkan suasana. Mereka mengumpulkan santri dan alumni untuk mendinginkan suasana,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/4).


Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyebut bahwa para kiai sepuh yang sebelumnya terbelah karena ada yang mendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uni, sudah sepakat bahwa siapapun yang menang adalah sosok yang dikehendaki rakyat.

Bagi kiai sepuh, sambung Gus Ipul, pilpres adalah cara bagaimana membangun negara dengan semangat persatuan dan kerja keras. Bukan lagi tentan siapa yang pantas untuk menang.

“Masyarakat sudah ndak ada lagi energi untuk berantem, yang ada energi untuk bersatu membangun Indonesia. Jadi semangat rekonsiliasi ini yang harus terus didorong dan dijaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul meminta kepada para kiai sepuh untuk menularkan semangat rekonsiliasi kepada para alumni dan santri. Terutama kepada santri yang saat ini juga telah menjadi kiai dan memiliki pondok pesantren.

Dia yakin langkah ini akan secara masif mendinginkan suasana pilpres, khusunya di kalangan pondok pesantren.

“Setelah ini akan ada lagi pertemuan kiai, ulama dan tokoh masyarakat yang fokus di daerah-daerah. Misalnya Mataraman nanti akan digerakkan dari Ploso dan Lirboyo, kemudian wilayah Panturan akan digerakkan dari Langitan, begitu juga tapal kuda dari Sidogiri dan lainnya,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya