Berita

Pasukan Bersenjata Prancis/Net

Dunia

Prancis Tempatkan Pasukan Di Perbatasan Rusia

JUMAT, 19 APRIL 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN:

Pasukan Angkatan Bersenjata Prancis akan dikerahkan ke wilayah Estonia, yang hanya berjarak sekitar 140 kilometer dari perbatasan Rusia. Penempatan ini merupakan bagian dari kontribusi Paris terhadap keberadaan NATO di negara-negara Baltik dan Polandia.

Menurut Kedutaan Prancis di Tallinn, Estonia, seperti diwartakan Sputnik News, Jumat (19/4), satu unit pasukan Prancis berisi 300 prajurit akan tiba di kota Tapa pekan depan. Tappa merupakan kota yang terletak hanya 140 kilometer dari perbatasan Rusia.

Pasukan Prancis dijadwalkan berada di Estonia hingga akhir Agustus sebagai bagian dari misi NATO yang dikenal dengan FRA-EFP LYNX.


Selain 300 prajurit, Prancis juga mengerahkan lima tank Leclerc, 20 kendaraan infanteri, termasuk 13 VBCI, yang merupakan Multi-Role Armored Vehicle (MRAV) versi Prancis. Semuanya akan diangkut ke Estonia dengan kereta api.

Penempatan ini bukan pertama kalinya. Pada tahun 2017 silam, pasukan Prancis juga ditempatkan di Tapa selama kurang lebih 10 bulan. Tahun 2018, Angkatan Udara Prancis juga menggelar patroli di udara Estonia sebagai bagian dari misi keamanan udara NATO di Baltik.

Sejauh ini, Rusia sering menyampaikan peringatan kepada NATO. Pasalnya, Kremlin menganggap langkah Aliansi Militer itu mengancam Rusia. Kremlin juga menegaskan tidak dalam mengancam siapapun, namun juga tidak akan tinggal diam atas aktivitas yang mengancam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya