Berita

Jokowi/Net

Politik

Analis: Aksi Alumni 212 Pasca Pemilu Bisa Bikin Pusing Jokowi

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 20:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden Joko Widodo mengklaim kemenangan atas hasil hitung cepat yang dirilis sejumlah lembaga survei.

Dalam jumpa pers yang digelar di Resto Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis (18/4), Jokowi mengklaim, hasil hitung cepat dari 12 lembaga survei telah mencapai 100 persen dan menunjukkan Jokowi-Maruf Amin mengantongi 54,5 persen suara dan Prabowo-Sandi mendapatkan 45,5 persen suara.

Analis politik di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam (RSIS) Singapura, Alexander Raymond Arifianto menilai, margin kemenangan Jokowi menunjukkan bahwa oposisi tampaknya tidak memiliki landasan yang kuat untuk mengklaim bahwa pemilu itu dicurangi.


Namun, dia mencatat bahwa ada resiko pendukung kelompok Islamis dari kubu Prabowo Subianto, termasuk gerakan Alumni 212, bisa turun ke jalan untuk menolak hasil pemilu.

"Jadi Prabowo tidak punya kasus, tetapi garis keras dan Alumni 212 dapat membuat banyak sakit kepala untuk Jokowi jika mereka melanjutkan rencana protes mereka besok (Jumat, 19/4) dan di minggu-minggu mendatang," jelasnya seperti dimuat Channel News Asia.

Alumni 212 diketahui berencana menggelar acara malam bertema 'Gema Nisfu Syaban' di Komplek Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat malam (19/4) besok.

Acara itu juga digelar sebagai bentuk syukur mereka atas kemenangan versi hitung cepat BPN dalam pemilu kemarin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya