Berita

Habib Bahar Bin Smith/Repro

Politik

Habib Bahar Minta Pendukung Kawal Kemenangan Prabowo-Sandi

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 19:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Habib Bahar Bin Smith meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk tetap mengawal proses penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, pengawalan itu perlu dilakukan guna mengamankan kemenangan Prabowo-Sandi sesuai dengan hitungan tim internal 02.

"Kepada semuanya, para pendukung Prabowo mari sama-sama kawal surat suara agar tidak ada kecurangan," kata Habib Bahar dalam sebuah video yang beredar di sosial media, Kamis (18/4).


Sesuai pengakuan Prabowo, paslon nomor urut 02 ini diklaim telah memenangi Pilpres dengan perhitungan real count internal sebanyak 62 persen.

Kubu BPN pun menyebut gelaran Pilpres kali ini juga diwarnai dengan berbagai kecurangan yang terjadi di beberapa TPS yang tersebar.

Hal itu makin diperkuat dengan hasil perhitungan aplikasi Jurdil dengan persentase 58,2 persen untuk 02 dan 39,5 persen untuk 01. Hasil ini sangat berbanding terbalik dengan beberapa lembaga survei yang menggelar quick count.

Lebih dari lima lembaga menyebut pasangan Jokowi-Maruf unggul dibandingkan Prabowo-Sandi.

Melihat fenomena yang ada, Habib Bahar mengingatkan kepada pendukung Prabowo-Sandi agar tak ragu untuk melawan kecurangan yang ada.

"Seperti apapun kecurangan dari mereka, kebenaran bagaikan matahari yang selalu bersinar walaupun di hadapan orang-orang buta," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya