Berita

Jenderal (Purn) Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko: Isu Agama Buat Jokowi Kalah Di Jabar Dan NTB

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 18:47 WIB | LAPORAN:

Isu keagamaan yang dihembuskan kepada Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin dinilai efektif. Pasalnya, berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count Jokowi-Maruf mengalami kekalahan di sejumlah provinsi dengan basis keislaman yang kuat.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf yang juga Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) Moeldoko di kantornya, Jakarta, Kamis (18/4).

Moeldoko menerangkan, Jokowi-Maruf kalah di sejumlah daerah yang tergolong basis Islam, yaitu Aceh, Sumbar, Riau, Jabar dan Nusa Tenggara Barat (NTB).


"Kenapa begitu terpengaruh? Karena hembusan isu yang dari awal sudah diwaspadai itu, memang luar biasa kuat. Waduh, semburannya luar biasa," imbuh Moeldoko.

Isu keagamaan yang dimaksud Moeldoko seperti jika Jokowi terpilih azan dilarang, LGBT dibolehkan, hingga Jokowi yang disebut sebagai kader PKI.

Meski ada orang-orang seperti Ustaz Yusuf Mansur dan Tuan Guru Bajang (TGB) dalam tim kampanye Jokowi, namun hal itu kurang efektif dalam menetralisir isu keagamaan tersebut.

"Masih belum bisa mengubah situasi. Karena menyentuh emosi," pungkas Moeldoko.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya