Berita

Presiden PKS Sohibul Iman/Net

Politik

Presiden PKS Bantah Ada Ketegangan Dalam Tubuh BPN

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Isu pertengkaran dalam tubuh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyusul tidak hadirnya Sandiaga dalam deklarasi kemenangan Prabowo, Rabu (17/4) malam di Jl. Kertanegara 4, Jakarta Selatan, tidak benar.

Klarifikasi itu disampaikan oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Ia menyebutkan, Sandiaga sedang kurang fit sehingga tidak tampak dalam deklarasi Prabowo.

"Info yang saya telusuri, sebelum, saat, dan sesudah jumpa pers tersebut tidak ada kejadian apa pun, sampai Pak Prabowo dan Sandi pulang meninggalkan K4. Benar, Sandi tidak ikut muncul lagi, info yang saya dapatkan Sandi masuk angin, lalu diurut dan dikerok katanya oleh aspri Ustadz Salim, lalu ketiduran," jelas Sohibul kepada wartawan, Kamis (18/4).


Sebelumnya beredar pesan berantai yang menyebut adanya ketegangan di antara Prabowo dan Sandiaga. Sebabnya, Sandi tidak sepakat dengan deklarasi kemenangan yang akan diumumkan Prabowo.

Nama Sohibul Iman juga disebut dalam pesan berantai itu. Sohibul disebut sebagai sosok yang melerai ketegangan Prabowo dan Sandi tersebut.
 
"Waduh cerita fitnah apa lagi nih? Apalagi disebut saya menengahi. Saya berada di Kertanegara sejak sekitar jam 14.00 sampai sekitar menjelang Isya. Tidak ada suasana perbedaan pendapat yang mengarah pada ketegangan, yang ada adalah saling tukar-tukar data dan informasi, lalu membicarakan penyikapan. Semua happy dan menunjukkan kedewasaan menyikapi sikon politik yang ada," tandasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya