Berita

Pemilu/RMOL

Dunia

Hasil Pemilu Tentukan Masa Depan Hubungan Indonesia-China

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 13:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pesta demokrasi di Indonesia tahun ini menjadi momen penting, karena menentukan arah pembangunan serta masa depan bangsa.

Calon presiden yang memenangkan pemilu akan menjadi penentu kemana arah kebijakan Indonesia akan dibawa, termasuk dalam hal hubungan dengan China.

Direktur Asia untuk Grup Eurasia, Paul Mumford mengatakan kepada Bloomberg, jika Joko Widodo kembali terpilih, maka Indonesia akan mungkin membentuk hubungan yang lebih dekat dengan China.


Namun hal sebaliknya akan mungkin terjadi jika Prabowo Subianto yang terpilih.

"Kemenangan Prabowo akan membuat hubungan dengan Beijing memburuk, karena dua telah berulang kali mencoba untuk membangkitkan sentimen anti-Cina selama kampanyenya," jelasnya.

Namun analis politik, Mahmud Syaltout menilai, Jokowi akan menjadi presiden yang lebih keras selama masa jabatan keduanya.

“Ini akan sangat berbeda dari masa jabatan pertamanya di mana dia perlu duduk dan bernegosiasi dengan para elit," jelasnya seperti dimuat South China Morning Post.

Pasangan Prabowo-Sandi diketahui lantang mengkritisi Jokowi yang menerima pembiayaan infrastruktur dari China.

Prabowo kerap mengatakan dia akan meninjau proyek untuk mencari kesepakatan yang lebih baik. Meski begitu, Sandiaga menyatakan negara itu masih membutuhkan investasi China.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya