Berita

Wakil Presiden Jusuf Kalla/Net

Politik

Kisruh Pemilu Luar Negeri Dari Kacamata Jusuf Kalla

SELASA, 16 APRIL 2019 | 21:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kisruh Pemilihan Umum Indonesia yang digelar di luar negeri ditanggapi oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Menurut Kalla, masalah seperti antrean panjang hingga masalah lain yang dihadapi Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) terjadi karena antusias masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan Pemilu sebelumnya.

"Di luar negeri karena akibat antusias yang terlalu tinggi dari Pemilu sebelumnya. Fasilitas tidak mencukupi. Harus ada evaluasi," kata JK dalam acara ILC, Selasa (16/4).


Selain itu, Pemilu 2019 yang dilakukan secara serentak antara Pemilihan Presiden dan Legislatif juga menjadi kendala tersendiri.

"Masalah yang timbul karena rumitnya Pemilu ini, menggabungkan Pileg dan Pilpres itu masalah. Orang banyak yang tidak mengetahui Pileg karena yang mucul di media Pilpres, padahal pileg penting," imbuhnya.

"Menggabungkan dua hal inilah yang mengakibatkan isu di masyarakat terjadi. Kampanye antara partai dan caleg, di atas ada Pilpres. Ini yang perlu dievaluasi," tegasnya.

Soal lain yang disinggung JK adalah masa kampanye calon presiden dan wakil presiden yang dianggap terlalu lama.

"Kampanye 7 bulan itu cukup melelahkan untuk kita, termasuk rakyat yang mendengarkan perdebatan sehari-hari," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya