Berita

Ilustrasi pemberian vaksin, upaya untuk mencegah campak/Net

Dunia

Waspada! Kasus Campak Global Meningkat Tiga Kali Lipat

SELASA, 16 APRIL 2019 | 07:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah kasus campak yang dilaporkan di seluruh dunia dalam tiga bulan pertama tahun 2019 meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), data sementara menunjukkan tren yang jelas dengan wabahbyang menyebar ke semua wilayah di dunia.

Di antara yang paling dramatis peningkatannya adalah wilayah Afrika yang naik hingga 700 persen.


Sementara itu, Ukraina, Madagaskar dan India adalah wilayah yang juga terburuk terkena penyakit ini.

Sejak September tahun lalu, setidaknya 800 orang telah meninggal akibat campak di Madagaskar saja.

Bukan hanya itu, seperti dikabarkan BBC, wabah juga melanda Brasil, Pakistan dan Yaman yang menyebabkan banyak kematian. WHO dalam sebuah pernyataan mengatakan, jumlah aktual mungkin jauh lebih besar, karena hanya satu dari 10 kasus yang dilaporkan secara global.

Campak sendiri adalah penyakit virus yang sangat menular yang kadang-kadang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, termasuk infeksi paru-paru dan otak. PBB mengatakan penyakit ini sepenuhnya dapat dicegah dengan vaksin yang tepat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya