Berita

Sekjen PKPI Very Hendrawan/Net

Politik

PKPI Merasa Dirugikan Dengan Pencoblosan Di Hong Kong

SENIN, 15 APRIL 2019 | 15:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pelaksaan Pemilu 2019 di Hong Kong tidak berjalan mulus. Banyak warga negara Indonesia (WNI) di negara itu gagal menyalurkan hak suaranya.

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai salah satu peserta pemilu mengaku dirugikan dengan kacaunya pencoblosan di Hong Kong. Apalagi Hong Kong merupakan salah satu basis PKPI.

"Bahkan kami melihat langsung ke Hong Kong, betapa antusiasnya warga ingin memilih PKPI dan pasangan capres dan cawapres Jokowi-Maruf. Dengan kondisi ini, kami dari PKPI sangat dirugikan," kata Sekjen PKPI Very Hendrawan di Jakarta, Senin (15/4).


Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Luar Negeri Hong Kong, Michael Cheng sebelumnya menerangkan, pemilu di Hong Kong berjalan berantakan lantaran lemahnya sistem pelaksanaan pemilu.

"Dari 180 ribu lebih pemilih dipastikan tidak semuanya bisa menggunakan hak pilih," sebut Michael Cheng.

Pemungutan suara di Hong Kong dilakukan di Queen Elizabeth Stadium (Wan Chai) dan District Kai Fong Association Hall (Tsim Sha Tsui). Antusiasme pekerja migran Indonesia terlihat dari antrian yang mengular di lokasi pemungutan suara.

Ada ratusan pemilih yang tidak bisa mencoblos. Padahal mereka sudah datang jauh-jauh dan antri berjam-jam. Selain itu, ada juga TKI tidak bisa menyalurkan hak suara karena tidak mendapat undangan dari KBRI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya