Berita

Ustaz Abdul Somad/Net

Politik

UAS Difitnah, Ini Fakta Penolakan Hadiah Dan Testimoni Jemaah

SENIN, 15 APRIL 2019 | 15:21 WIB | LAPORAN:

Dai kondang Ustaz Abdul Somad tengah menghadapi fitnah luar biasa yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Fitnah itu berupa perselingkuhan hingga pemberian rumah dari Capres 02 Prabowo Subianto agar Ustaz Somad mendukungnya.

Banyak pihak menilai, fitnah itu berkaitan dengan sikap politik pria yang akrab disapa UAS dalam Pilpres 2019 ini. Pasalnya, pada Kamis (11/4) lalu, UAS bertemu dengan Capres Prabowo, dan secara tersirat memberikan dukungan kepada pasangan Sandiaga Uno tersebut.

Fitnah tentang pemberian rumah dihembuskan oleh akun Twitter Mantan Staf Khusus Menteri BUMN Said Didu yang belakangan diketahui telah diretas orang tak dikenal. Dalam akun itu, UAS disebut mendapat hadiah dari Prabowo berupa rumah yang terletak di Ds. Rimbo Panjang, Kec. Tambang, Kab. Kampar Riau.


"(Rumah) hasil pemberian dari Prabowo untuk mendukung paslon PAS. Pantaskah ulama seperti ini? Mulut seorang ulama harusnya konsisten tidak berubah hanya demi harta duniawi," ujar peretas dalam akun tersebut.

Banyak pihak mulai dari politisi hingga masyarakat biasa bereaksi keras atas fitnah kepada UAS tersebut. Salah satunya adalah Haji Endar Muda, Jemaah Lintas Masjid di Pekanbaru yang juga Ketua MUI Tenayan Raya Pekanbaru, Riau.

Dalam satu tulisan yang diunggah akun Instagram pribadi UAS, @ustadzabdulsomad, Senin (15/4), Haji Endar menceritakan sosok UAS yang menolak hadiah pemberian dari jemaah. Endar menyebut, kejadian itu terjadi pada Mei 2013 silam.

Menurut Endar, saat itu ia dan teman-temannya telah sepakat mengumpulkan uang untuk membelikan UAS sebuah mobil Kijang Innova baru. Uang itu, lanjut Endar, akan diberikan setelah UAS mengisi kajian Subuh di Masjid Agung Provinsi Riau.  

"Hari ini, saya atas nama kawan-kawan dan para jemaah ingin menyerahkan mobil tersebut kepada Ustaz, untuk bisa digunakan dalam berdakwah, semoga dengan senang hati Ustaz dapat menerimanya," tutur Endar, menceritakan kisahnya.

Namun tak disangka, dengan tegas UAS menolak pemberian tersebut. Menurut UAS, seharusnya jemaah menyalurkan pemberian kepada pihak yang lebih membutuhkan.

"Pak Endar, rasanya saya tidak pantas untuk menerima mobil tersebut. Jika Pak Endar dan teman-teman serta para jemaah ingin berinfak, silahkan berikan kepada orang yang lebih membutuhkan," lanjut Endar menirukan jawaban UAS saat itu.

Tak hanya itu, Endar juga bersaksi bahwa UAS tidak pernah mematok tarif saat memberikan ceramah keagamaan di Pekanbaru.

"Inilah kejadian nyarta yang saya alami ketika itu, semoga Allah SWT melindungi UAS kapan dan di manapun ia berada," pungkas Endar.

Kesaksian Endar dipertegas oleh UAS dalam keterangan foto yang ia tulis di unggahan Instagram tersebut. UAS menyebut, dirinya sering mendapat pemberian dari sejumlah pihak, namun tidak pernah diterimanya.

"Menolak hadiah dari dulu. Tahun 2018 menolak hadiah Honda CRV, silahkan tanya Pak Irjen. Pol. Nandang (Mantan Kapolda Riau). Tahun 2019 menolak hadiah Toyota Fortuner, silahkan tanya orang baik dan saleh Pak Puspo Wardoyo, pemilik rumah makan Wong Solo," tulis UAS.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya