Berita

Massa aksi Korps Merah Putih/Net

Politik

Sebelum Pencoblosan, KPU Harus Luruskan Kasus Surat Suara Di Malaysia

SENIN, 15 APRIL 2019 | 14:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta mengusut tuntas kasus surat suara Pemilu 2019 yang sudah dicoblos di Selangor, Malaysia.

Desakan itu disampaikan massa aksi yang menamakan diri Korps Merah Putih (KMP) di halaman Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/4).

"Kami mendesak KPU supaya mengusut tuntas pemberitaan surat suara yang secara curang dicoblos di Malaysia," kata Koordinator KMP, Mas Latu saat berorasi.


Mereka menilai, banyak keganjilan dalam kasus ini. Mustahil surat suara dalam pengawasan PPLN, Panwas Luar Negeri dan pihak keamanan di Kedubes bisa keluar dalam jumlah cukup besar ke sebuah ruko kosong. Bahkan ruko itu ditemukan lalu diviralkan seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

"Video yang beredar tidak di zoom sepintas kertas suara tidak ada tandatangannya KPPS atau panitia di luar negeri. Ini akal-akalan pihak yang takut kalah," tandasnya.

Diduga surat suara sudah dicoblos di Selangor, syarat kepentingan politik guna mendelegitimasi Pemilu dan pihak penyelenggara Pemilu oleh pihak yang takut kalah. Untuk itu penting kasus ini dituntaskan sebelum Pilpres 17 April 2019.

Bahkan mereka menduga kasus surat suara sudah dicoblos di Selangor ini, tersirat mengulang kembali kisah hoax-hoax sebelumnya.

"Jangan maling teriak maling. Dicoblos sendiri, direkam sendiri, digrebeg sendiri, dilaporkan sendiri," tutup Mas Latu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya