Berita

Joko Widodo saat Pilpres 2014/Net

Politik

2014, Jokowi Serahkan Mandat Rakyat Kepada Ketum Parpol

SENIN, 15 APRIL 2019 | 11:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengumuman tim kerja Prabowo-Sandi diyakini sebagai bentuk sisi demokrasi pasangan calon 02. Sebaliknya, paslon 01 Jokowi-Maruf hingga kini belum merilis nama-nama yang akan membantunya jika kembali terpilih.

Ketua Perkumpulan Swing Voters Indonesia, Adhie M. Massardi mengatakan, sosok Jokowi tidak punya kekuatan untuk melakukan seperti apa yang dilakukan oleh Prabowo.

Menurut Adhie, ini sama halnya dengan Pilpres 2014. Jokowi tidak punya kekuatan, dia harus izin kepada ketua-ketua parpol koalisi untuk membentuk kabinet.


"2014 rakyat percayakan kekuasaannya pada Joko Widodo untuk bentuk kabinet yang kerja untuk sejahterakan rakyatnya. Tapi mandat itu diberikan Jokowi pada kumpulan ketum parpol. Jadilah kabinet partitokrasi. Padahal janjinya enggak perduli orang parpol," sebut dia di akun twitter @AdhieMassardi, Senin (15/4).

Pandangan dia, hal itu yang coba dihindari Prabowo dengan mengumumkan setidaknya 80 nama yang disebut-sebut akan membantu Prabowo-Sandi jika diberi mandat pada Pilpres 2019.

Jelas Adhie, Perkumpulan Swing Voters Indonesia mendorong dua paslon agar lebih awal mengumumkan kabinet.

"Kami ingin nama-nama lebih awal agar tak terulang (kabinet partitokrasi)," demikian Adhie.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya