Berita

Pemilu di Ekuador/Net

Dunia

Pemilu Di KBRI Quito Diikuti 35 Pemilih

SENIN, 15 APRIL 2019 | 08:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 35 orang pemilih melakukan pencoblosan di TPSLN KBRI Quito, Ekuador pada Selasa (9/4) waktu setempat.

Pelaksanaan pemilu di KBRI dibuka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat. Pemilu diikuti oleh 34 orang pemilih yang terdaftar dalam DPTLN Quito dan 1 orang lainnya merupakan pemilih DPK atau Daftar Pemilih Khusus.

Total pemilih di Quito adalah sebanyak 61 orang. Tapi yang terdaftar di TPSLN KBRI Quito hanya sebanyak 35 orang, termasuk 1 pemilih DPK. Sementara 26 orang pemilih melakukan pemilihan melalui fasilitas pos. Ini lantaran sebaran WNI di Ekuador yang cukup beragam di beberapa wilayah di Ekuador yang tidak mudah bagi mereka untuk datang langsung ke TPSLN di KBRI Quito.


Dubes RI Quito, Diennaryati Tjokrosuprihatono menyampaikan bahwa pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar, aman, tertib dan penuh kekeluargaan dimana seluruh WNI yang tinggal di Kota Quito hadir untuk melaksanakan pencoblosan di TPSLN KBRI Quito.

“Bahkan WNI yang tinggal di luar kota Quito dan telah mengirimkan surat suaranya melalui pos, ada yang menyempatkan hadir di TPSLN KBRI Quito untuk bersilaturahmi dengan WNI lainnya dan melepas rindu terhadap makanan Indonesia yang disiapkan PPLN KBRI Quito”,  demikian ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (15/4).

Panitia Pemilihan Luar Negeri KBRI Quito dan KPPSLN terdiri dari unsur masyarakat baik para misionaris, chef yang bekerja di restoran Indonesia dan staf KBRI Quito. Seluruh anggota PPLN dan KPPSLN ini bekerja keras untuk mensukseskan pesta demokrasi ini sehingga seluruh WNI di Ekuador dapat menyalurkan hak konstitusinya dalam Pemilu 2019.

PPLN KBRI Quito akan melakukan penghitungan suara pada hari Rabu, 17 April 2019 pukul 10.00 waktu setempat atau 22.00 WIB. Masyarakat Indonesia juga diharapkan kehadirannya untuk menyaksikan penghitungan suara ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya