Berita

Poroshenko dan podium kosong/BBC

Dunia

Penantang Menolak Hadir, Capres Petahana Ukraina Debat Dengan Podium Kosong

SENIN, 15 APRIL 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden petahan Ukraina Petro Poroshenko berdebat dengan podium kosong setelah saingannya Volodymyr Zelensky menolak hadir dalam debat tersebut.

Poroshenko berbicara sendiri kepada ribuan orang di Stadion Olympiyskiy, Kiev akhir pekan kemarin (Minggu, 14/4).

Poroshenko dan Zelensky sebelumnya telah menyetujui debat yang disiarkan televisi minggu lalu, tetapi gagal menyepakati tanggal yang akan dilangsungkan.


Zelensky lebih menginginkan hari Jumat pekan depan sebagai waktu debat, sedangkan Poroshenko menginginkan debat akhir pekan kemarin.

Petahan menggunakan waktu tunggu selama 45 menit di podium untuk menjawab pertanyaan wartawan, dan menyerang lawannya yang absen.

Poroshenko sendiri diketahui tertinggal dari Zelensky dalam pemilu putaran pertama pekan lalu.

Poroshenko dinilai para kritikus tidak cukup berbuat untuk memerangi isu-isu seperti korupsi di negara Eropa Timur.

Namun Poroshenko menilai bahwa rivalnya yang merupakan bintang komedi televisi minim pengalaman politik.

"Jika dia (Zelensky) bersembunyi dari orang-orang lagi, jika dia takut, kita akan mengundangnya lagi. Kita akan mengundangnya setiap hari ke setiap pertunjukan langsung untuk seluruh negara untuk melihat siapa yang akan dipilih untuk lima tahun ke depan," katanya kepada kerumunan dan kamera televisi pada saat kedatangannya, seperti dimuat BBC.

Zelenksy sejauh ini mengabaikan aturan yang biasa di sekitar kampanye. Dia tidak melakukan aksi unjuk rasa dan tidak memberikan beberapa wawancara. Dia lebih suka berkomunikasi melalui media sosial.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya