Berita

Sejumlah Warga Negara Indonesia yang berada di Kroasia menggunakan hak suaranya/RMOL

Dunia

Hangatkan Silaturahmi, Pemilu Di Kroasia Ditemani Hidangan Bakso

SENIN, 15 APRIL 2019 | 02:36 WIB | LAPORAN:

Mendung yang menyelimuti Kota Zagreb sejak pagi Sabtu (13/4) tidak menyurutkan langkah kaki WNI yang berada di Kroasia untuk menggunakan hak pilihnya pada Pesta Demokrasi Indonesia di Kroasia.

Melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (15/4), tepat pukul sembilan pagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) memulai kegiatan dengan mengucap janji dan menunjukkan berbagai kelengkapan pemilu, dan memakai pakaian adat untuk memperlihatkan keanekaragaman Indonesia

Duta Besar RI untuk Kroasia, Sjachroedin Z.P . dan Truly Z.P. mendapat nomor urut pemilih pertama untuk menggunakan haknya, dilanjutkan dengan WNI lainnya yang langsung menikmati aneka hidangan khas Indonesia, seperti nasi uduk, siomay, pempek, dan bakso mampu menghangatkan badan di tengah suhu sembilan derajat dan angin sepoi-sepoi.


Alunan irama karaoke lagu-lagu populer dari genre pop, rock hingga dangdut pun turut memeriahkan suasana pesta demokrasi di Zagreb ini. Suasana semakin hangat dengan penampilan Grup Syantik yang menarikan dua tarian dengan apik.

"Meski komunitas Indonesia di Kroasia tidak terlalu besar tapi yang paling penting harus kompak dan menjaga persatuan", ungkap dubes RI.

Salah satu mahasiswa pertukaran dari Universitas Teknologi Yogyakarta, Anwar yang baru pertama kali memilih di luar negeri sangat antusias dalam menggunakan hak pilihnya berbekal form A5,

 "Kapan nih giliran saya", ungkapnya tidak sabar.

Berbagai hiburan termasuk karaoke juga diselenggarakan dalam pemilu di Kroasia ini, lagu legendaris berjudul kemesraan pun menjadi kemeriahan pesta demokrasi di Zagreb.

Sebanyak 90,24 persen surat suara sudan digunakan untuk menyuarakan hak pilih warga baik yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun  Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya