Berita

Pemilu di Korut/Net

Dunia

Seratus Persen Pemilih Di Korut Nyoblos

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 22:31 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 24 Warga Negara Indonesia (WNI) berpartisipasi menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) 001 di KBRI Pyongyang pada Minggu, (14/4).

Pemungutan suara dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Pyongyang Korea Utara telah menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) dengan rincian sebanyak 16 daftar pemilih tetap (DPT), 6 daftar pemilih tambahan (DPTb), dan 2 Daftar Pemilih Khusus (DPK), termasuk seorang turis asal Indonesia yang sedang berkunjung.


”Dengan jumlah tersebut, tingkat partisipasi WNI di Korea Utara pada Pemilu 2019 mencapai 100 persen, bahkan lebih karena ada satu orang tambahan,” tutur Ketua PPLN Pyongyang Cecep Junaria melalui keterangan tertulis yang diterima.

Dia memastikan bahwa proses pemungutan suara telah berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Namun demikian, penghitungan suara baru akan dilakukan pada Rabu (17/4).

Secara terpisah, Dutabesar RI untuk Korea Utara Berlian Napitupulu mengaku memang telah mengingatkan agar seluruh WNI di Pyongyang Korea Utara berpartisipasi aktif dalam Pemilu Serentak 2019 dari jauh-jauh hari.

Dia menguraikan bahwa proses demokrasi Indonesia sudah memasuki tahap yang sangat penting, yaitu consolidated democracy. Ibarat sebuah pesawat, kata dia, maka pesawat Republik Indonesia saat ini sedang lepas landas.

“Jadi semua warga negara harus ikut di dalam pesawat. Semua WNI yang berhak harus berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai golput. Jangan sampai no vote. Jangan sampai tidak casting ballot," tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya