Berita

Dahlan Iskan/RMOL

Politik

Dahlan Iskan Bahas Masalah Bangsa Di Kediaman Prabowo

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 20:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berunjung ke kediaman calon presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (14/4) sore.

Wartawan senior yang juga pendiri Jawa Pos Group itu keluar para pukul 19.36 WIB. Dia menjelaskan bahwa pertemuannya dengan ketua umum Gerindra dilakukan untuk membicarakan masalah bangsa ke depan.

"Kita diskusi banyak hal terkait masalah bangsa kedepan," ujar Dahlan singkat kepada wartawan.


Dia mengelak saat ditanya kehadirannya dilakukan untuk membahas soal peretasan akun media sosial tokoh-tokoh yang dekat dengan Prabowo. Bahkan, dia sendiri termasuk salah satu korban peretasan.

"Saya nggak mikirn itu, itu urusan kecil masih banyak urusan besar yang bisa ditanyakan," tegasnya.

Pada Jumat (12/4) lalu, Dahlan ikut hadir dalam Pidato Kebangsaan Indonesia Menang Prabowo di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur.

Dalam pidato singkatnya, Dahlan menjelaskan pada Pilpres 2014 lalu dia mendukung Joko Widodo. Ini lantaran program-program yang ditawarkan Jokowi kala itu menarik.

"Lima tahun yang lalu, menjelang pemilu seperti ini, saya mengadakan deklarasi besar mendukung Jokowi di Sentul," tutur Dahlan Iskan di hadapan hadirin.

Program Jokowi yang dimaksud berupa target pertumbuhan ekonomi. Saat itu Dahlan berharap, dengan program Jokowi tersebut pendapatan per kapita Indonesia bisa mencapai 7.000 dolar AS, mengingat lima tahun sebelumnya sudah sampai 5.000 dolar AS.

“Tapi itu tidak terlaksana. Karena itu hari ini, saya menjatuhkan pilihan kepada Pak Prabowo," lanjut Dahlan Iskan yang disambut gemuruh hadirin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya