Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Game Online

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 14:56 WIB | OLEH: DR. SYAHGANDA NAINGGOLAN*

DEAR orang tua, cintailah anak-anak Anda. Jauhkan mereka dari game online, karena kecanduan game online sama bahayanya dengan narkotika.

Anak tertua saya terpaksa drop out dari teknik Universitas Indonesia, karena tidak bisa lepas dari game online sejak kelas 3 SMA.

Tidak ada psikiater dan psikolog ahli soal ini di Indonesia. Anak saya dulu pasien psikiater di RS top di Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, diberitahu psikiaternya bahwa baru dua orang psikiater yang dia kenal sedang dalami masalah game online ini dan detoxifikasi di Jepang.


Saya sudah beritahu Sandi Uno ketika dia Wakil Gubernur DKI Jakarta dan waktu itu dia berjanji mau buat Health Centre khusus penanganan game online addict.

Mobile Legend dan eSports adalah sumber kecanduan game. Negara-negara maju sudah membuat pusat-pusat rehabilitasi kecanduan game.

Di Universitas Indonesia, misalnya, tidak ada fasilitas penanganan kecanduan game. Sekeretaris Jurusan di mana anak saya kuliah dulu, ketika saya menghadap, bahkan mengeluhkan selain game online juga banyak mahasiswa kecanduan pornografi.

Pertahanan kita dalam melindungi anak-anak kita dari kecanduan game adalah pertahanan keluarga. Belum ada tanda-tanda pemerintah mengerti bahayanya game online.

Maaf ini bukan materi kampanye, meski ini terkait dengan promosi Jokowi di debat kemarin soal Mobile Legend dan eSports.

Ini sebuah seruan saya buat orang tua untuk menjaga anaknya dari kecanduan game.

Anak saya Alhamdulillah sudah mampu menghindar dari game online. Tapi tiga tahun masa-masa produktifnya hilang tanpa makna.

Salam hormat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya