Berita

Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidhik/Net

Politik

Wasekjen Demokrat Pertanyakan Sikap Panglima TNI Terkait Surat Suara Dicoblos di Malaysia

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 14:27 WIB | LAPORAN:

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Rachland Nashidik mempertanyakan sikap Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto terkait indikasi kecurangan Pemilu di Malaysia.

Diberitakan sebelumnya, beredar rekaman video penggerebakan sebuah tempat di Selangor, Malaysia. Di dalam video tersebut, tampak surat suara Pemilu sudah dicoblos untuk memenangkan Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selain itu adapula surat suara pemilihan legislatif yang juga sudah dicoblos untuk memenangkan Calon Legislatif dari Partai NasDem.


Rachland pun mempertanyakan sikap Panglima TNI yang dinilainya diam atas peristiwa tersebut. Padahal, sebelumnya juga telah beredar video milik Panglima TNI yang menegaskan akan menghadapi semua pihak yang punya niatan untuk mengacaukan Pemilu serentak 17 April nanti.

"Panglima TNI @TjahjantoHadi sambil berkacak pinggang mengancam akan hadapi sesiapa yang mengganggu Pemilu," tulis Rachland di Twitter, Minggu (14/4).

"Di Malaysia, sejumlah surat suara sudah dicoblos memenangkan @jokowi dan caleg Nasdem. Kemana Panglima TNI saat gangguan Pemilu itu terbuka menantangnya?" imbuh Rachland.

Diketahui, hingga saat ini KPU dan Bawaslu masih melakukan konfirmasi terkait dugaan kecurangan di Malaysia tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya