Berita

PPI Dunia/Net

Politik

PPI Se-Dunia Minta Proses Pemilu 2019 Berjalan Dengan Aman Dan Damai

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 13:19 WIB | LAPORAN:

Perhimpunan Pelajar Indonesiaai (PPI) Se-Dunia menegaskan dukungan terhadap semua elemen penyelenggara Pemilu untuk menjalankan tugasnya dengan baik, serta menciptakan proses Pemilu untuk berjalan dengan aman dan damai.

Melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (14/4), Koordinator PPI Dunia Fadjar Mulya mengatakan, proses pemilu yang aman dan damai tersebut sesuai dengan mandat Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 yang menyatakan bahwa Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Hal itu diharapkan terwujud khususnya pada puncak perhitungan surat suara serentak baik dalam maupun luar negeri pada 17 April mendatang.

"Secara hukum, proses pelaksanaan Pemilu, baik di dalam dan luar negeri, harus dilaksanakan berdasarkan enam asas tersebut," ungkap Fajar


Dengan ini, Fajar juga menekankan elemen diaspora di luar negeri dan mahasiswa, untuk  menjaga proses Pemilu agar tidak terjadi kecurangan, kericuhan, atau masalah yang bisa berdampak buruk terhadap proses demokrasi di Indonesia.

"Jalannya proses Pemilu yang baik akan menjaga masa depan politik Indonesia, setidaknya untuk membantu terpilihnya Presiden, Wakil Presiden, dan Anggota Legislatif di semua tingkatan yang sesuai dengan aspirasi rakyat Indonesia," tegasnya.

Untuk menegaskan hal tersebut, PPI Dunia mengeluarkan tiga butir pernyataan sikap, pertama mendorong semua pihak untuk menahan diri dari tindakan-tindakan gegabah dan memastikan Pemilihan Umum 2019 berjalan sesuai asas Pemilu, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Kedua, mendukung semua elemen yang terlibat dalam proses Pemilu di Luar Negeri, terutama Penitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Luar Negeri, Kelompok Panitia Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dan semua elemen lain untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya, menjunjung tinggi integritas dan aturan hukum yang berlaku, serta menyukseskan Proses Pemilu 2019.

Ketiga, mendorong semua warga negara Indonesia di luar negeri, tak terkecuali mahasiswa, untuk menggunakan hak pilihnya dan memastikan proses demokrasi Indonesia berjalan sehat.

"Kami percaya bahwa demokrasi yang sehat akan membuka jalan bagi terpilihnya Presiden, Wakil Presiden, dan Anggota Legislatif yang representatif bagi seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya