Berita

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Survei Big Data, Percakapan Dengan Sentimen Positif Mengenai Prabowo-Sandi Lebih Tinggi

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 09:06 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dalam sebulan terakhir pembicaraan di dunia maya mengenai Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno lebih banyak yang bernuansa positif daripada yang bernuansa negatif.

Dari data pembicaraan di media sosial yang dikumpulkan antara tanggal 11 Maret hingga 9 April 2019, Menara Digital Network mencatat percakapan dengan sentimen positif mengenai Prabowo dan Sandi sebesar 63,4 persen.

Adapun percakapan dengan sentimen negatif mengenai keduanya hanya sebesar 17,3 persen. Sisanya, 19,3 persen berupa sentimen netral.


Di sisi lain, percakapan dengan sentimen positif mengenai Jokowi dan Maruf Amin hanya sebesar 51,1 persen, dengan sentimen negatif sebesar 27,2 persen dan netral sebesar 21 persen.

Total percakapan yang dianalisa Menara Digital sebanyak 6.034.878 pembiciaraan. Dari angka ini sebanyak 3.002.779 terkait dengan Jokowi dan Maruf (49,8 persen). Sementara yang terkait dengan Prabowo dan Sandi sebanyak 3.032.099 atau 50,2 persen.

“Data yang diambil dari postingan yang mengandung kata kunci Joko, maruf, Prabowo dan Sandiaga, dan semua variasi penulisannya,” tulis Menara Digital dalam rilis yang diterima redaksi.

Data dalam survei tersebut dikumpulkan secara real time dari berbagai media sosial yang ada di Indonesia, baik Facebook, Twitter, Youtube, forum online dan news portal. Menara Digital juga melakukan filter dan mengeluarkan akun bot atau palsu dari analisa yang dilakukan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya