Berita

WNI usai memberikan suara di TPSLN Dar es Salaam, Tanzania/Net

Politik

Penyelenggaraan Pemungutan Suara di TPSLN Dar es Salaam Tanzania

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 08:57 WIB | LAPORAN:

Sebagai bagian dari perhelatan pesta demokrasi Indonesia, pada tanggal 13 April 2019 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) bekerja sama dengan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Dar es Salaam telah menyelenggarakan Pemungutan Suara pada TPS Luar Negeri Dar es Salaam, Tanzania.

TPSLN bertempat di Gedung KBRI Dar es Salaam, mulai jam 08:00-18:00 waktu setempat. Duta Besar RI Dar es Salaam, Prof. Dr. Ratlan Pardede, beserta Istri dan keluarga, turut menggunakan hak pilihnya di TPSLN tersebut.

Dalam wilayah kerja PPLN Dar es Salaam terdapat, 94 orang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), di mana terdapat 53 orang di antaranya akan menggunakan metode memilih langsung di TPSLN Dar es Salaam. Selain itu, sejak awal April2019, KPPSLN Dar es Salaam juga telah mengirimkan surat suara kepada WNI lain yang terdaftar dalam DPT dan tersebar di berbagai wilayah lain di Tanzania (Zanzibar, Arusha, Moshi, dan Mwanza) dan Rwanda (Kigali).


Penghitungan suara akan dilakukan pada tanggal 17 April, bersamaan dengan penyelenggaraan Pemilu di Tanah Air.

Ketua PPLN KBRI Dar es Salaam, Raksa Permana Ibrahim, menyampaikan penyelenggaraan pemungutan suara telah diatur berdasarkan garis-garis yang telah ditetapkan oleh KPU, termasuk standar pengamanan untuk logistik Pemilu.

“Kita sudah memastikan bahwa hal-hal yang kita lakukan terpantau secara seksama melalui ketersediaan CCTV dalam pengawasan logistik serta surat suara yang berada di Dar es Salaam” ungkap melalui siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/4).

Guna memaksimalkan partisipasi masyarakat di dalam wilayah cakupannya, PPLN Dar es Salaam bekerja sama dengan KBRI Dar es Salaam telah secara berkala melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyelenggaraan Pemilihan Umum serta hal-hal yang
perlu diperhatikan oleh masyarakat agar hak suaranya dapat digunakan dengan baik.

Selain itu, KBRI Dar es Salaam juga telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) kawasan Afrika yang diselenggarakan pada tanggal 9-12 Februari 2019. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim dari
KPU dan Kelompok Kerja PPLN Kemlu RI, perwakilan PPLN dari 11 Perwakilan RI di Afrika (Antananarivo, Abuja, Addis Ababa, Pretoria, Cape Town, Dakar, Windhoek, Harare, Maputo, Nairobi, dan Dar es Salaam) yang secara total mencakup 42 negara akreditasi.

Meskipun jumlah WNI yang berada di wilayah cakupan PPLN Dar es Salaam tidak terlalu banyak, namun hal ini tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang ada untuk menggunakan hak pilihnya, seraya berkumpul bersama dengan rekan-rekan WNI lain dan
menikmati berbagai hidangan khas Indonesia seperti nasi uduk, lontong, risoles, dan lain-lain.

Salah satu WNI yang menggunakan hak pilihnya di TPSLN, Ibu Indah Paramita, menyampaikan kebahagiaannya karena dapat menggunakan hak pilihnya di tanah air.

“Meskipun jauh dari tanah air, tapi Pemilu 2019 tetap bergema, karena di KBRI Dar es Salaam suasananya sangat Indonesia, kekeluargaan, dan meriah.” ucap beliau.

PPLN dan KPPSLN Dar es Salaam, melalui kerja sama dengan KBRI Dar es Salaam, berkomitmen untuk menyelenggarakan Pemilu dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan menjaga asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber
Jurdil).

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya