Berita

Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno/Net

Politik

Sekjen PAN Sebut Sikap Bima Arya Tak Pengaruhi Dukungan Kader Untuk Prabowo-Sandi

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 07:27 WIB | LAPORAN:

Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno mengaku sudah mendengar pernyataan Walikota Bogor Bima Arya Sugianto yang menyampaikan dukungan kepada paslon 01. Namun dia memastikan sikap Bima Arya tidak akan berpengaruh terhadap soliditas internal PAN mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

“Kami sudah mendapat info. Kami segera minta klarifikasi dan masalah ini akan kami bahas dalam internal pimpinan di mana Pak Bima Arya juga bagian dari itu,” ujar Eddy.

Caleg PAN dari Dapil III Jabar (Kota Bogor dan Cianjur) ini mengatakan sikap PAN mendukung Prabowo-Sandi merupakan keputusan organisasi yang harus ditaati oleh seluruh kader.


“Ada mekanisme partai yang kami akan berlakukan secara tegas tanpa terkecuali. Termasuk terhadap pimpinan partai,” terangnya. Diketahui Bima Arya adalah salah satu Wakil Ketua Umum DPP PAN.

Sampai sejauh ini sikap PAN tidak berubah dan bahkan kian solid. Ketum PAN Zulkifli Hasan  selalu hadir dalam kampanye maupun kegiatan capres Prabowo Subianto. Zulhas pulalah yang mengantarkan dan menemani  da’i penghafal Quran Ustad Adi Hidayat bertemu Prabowo Jumat malam (12/4). Dalam pertemuan itu Ustad Adi Hidayat menyampaikan dukungan dan nasihat kepada Prabowo.

Sementara sejumlah petinggi PAN termasuk Sekjen Eddy Soeparno hadir dalam pidato kebangsaan Prabowo di Surabaya, Jumat (12/4). Demikian pula halnya dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang sangat sering hadir dalam berbagai kegiatan Prabowo baik formal maupun informal.

Eddy meyakini pilihan PAN mendukung pasangan Prabowo-Sandi merupakan pilihan yang sangat tepat dan sesuai aspirasi kader, simpatisan dan para pendukung. Hal itu sesuai dengan tagline PAN : Bela Rakyat, Bela Umat.

“Saya instruksikan seluruh struktur partai, para kader, simpatisan, dan pendukung PAN untuk merapatkan barisan. Target kita menang Pemilu dan menang Pilpres. Kemenangan Insya Allah sudah di depan mata.”

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya