Berita

Cawapres Sandiaga/RMOL

Politik

Berdayakan Perempuan, Sandi Pakai Jurus 7 Langkah PAS

SABTU, 13 APRIL 2019 | 22:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Cawapres Sandiaga Uno mengatakan keberadaan perempuan di bidang ekonomi sangat penting. Namun demikian, hal itu saat ini tak didukung oleh pemerintahan saat ini.

Oleh karenanya, Sandiaga bersama Prabowo Subianto memiliki cara-cara yang dianggap jitu dalam memberdayakan perempuan guna peningkatan ekonomi bangsa.

Sandi mengatakan, cara tersebut ia sebut sebagai tujuh langkah PAS.


"Kuncinya adalah pemberdayaan. Yang mereka (perempuan) keluhkan adalah selama ini minimnya akses ke pemasaran," kata Sandi di debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Tujuh langkah PAS yakni melalui pendaftaran bagi para ibu-ibu yang memiliki ide dan gagasan dalam hal ekonomi.

Kedua, pemberian pelatihan dari pemerintah kepada asyarakat. Melalui pelatihan, kata Sandi, maka gagasan dan ide ibu-ibu tak hanya sekadar gagasan.

"Tentunya pelatihan berjenjang. Kita ingin memiliki basic knowledge," imbuhnya.

Selanjutnya, langkah selanjutnya adalah langkah pendampingan dan perizinan.

"Karena selama ini susah sekali perijinan kalau di rumah-rumah sebagi usaha," jelasnya.

Soal ini, Sandi mengaku telah sukses dengan program OK OCE yang sebelumnya diterapkan di Jakarta.

"Kemudian pemasaran, packaging, dan administrasi keuangan agar mereka melek teknologi. Yang tak kalah adalah akses pinjaman. Kalau perempuan dipinjamkan uang, 99 persen pasti balik," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya