Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Sebelum Debat, Jokowi Dapat Hadiah Dari Kiai Maimoen dan Habib Lutfi

SABTU, 13 APRIL 2019 | 20:53 WIB | LAPORAN:

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo sempat menemui dua kiai sepuh sebelum mengikuti debat kandidat ke-5. Dia bahkan diberi dua cendera mata dari kedua pemuka agama Islam itu.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding mengungkapkan, di sela-sela menjalani aktivitas kampanye yang begitu padat hari ini, Jokowi menyempatkan diri untuk menemui ulama karismatik KH Maimoen Zubair (Mbah Moen), dan Habib Lutfi bin Yahya.

"Tadi sebelum berangkat ke GBK, sepulang dari acara LDII, dan setelah vlog, Pak Jokowi bertemu khusus dengan dua kiai sepuh dan berpengaruh yaitu Habib Lutfi bin Yahya dan KH Maimoen," katanya kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4).


Tak tanggung-tanggung, bukan hanya mendapatkan wejangan ataupun petuah, kedua ulama itu juga memberikan tanda mata untuk capres petahana itu.

"Kiai Maimoen memberikan beliau sorban hijau kemudian Habib Lutfi memberikan beliau tasbih yang ada permatanya," ungkapnya.

Kedua barang itu dijelaskannya memiliki makna tersendiri.

"Kalau boleh saya menafsikran sorban hijau itu artinya semacam simbol kedudukan simbol keislaman. Kalau tasbih itu selalu berdzikir, mengingat kepada Allah SWT," pungkasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya