Berita

Capres Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo: Bangsa Kita Sedang Deindustrialisasi

SABTU, 13 APRIL 2019 | 20:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Capres Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia dalam hal ekonomi sudah berada di jalur yang salah.

"Bangsa kita berada dalam arahyang salah. Kalau diteruskan tidak memungkinkan membawa kesejahteraan yang sebenarnya bagi bangsa," kata Prabowo dalam memaparkan visi misi soal tema debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Salah satu penyimpangan yang ia contohkan adalah soal pendapatan negara yang tak dirasakan bangsa melainkan ke negara lain.


"Kita tidak bisa kekayaan nasional Indonesia mengalir ke luar negeri," jelasnya.

"Kita ini sekarang telah terjadi deindustrialisasi. Sekarang bangsa Indonesia tidak produksi apa-apa," imbuh Prabowo.

Deindustrialisasi yang dimaksud Prabowo adalah tidak adanya produksi dalam negeri yang bisa didistribusikan dan dijual ke luar negeri.

"Kita menerima bahan produksi dari negara lain. Ini keliru," tegasnya.

Di tempat yang sama, cawapres Sandiaga Uno juga mengatakan jika masyarakat di Indonesia saat ini mengalami kesulitan ekonomi.

"Ibu Nurjanah di Langkat Sumatera mengeluh, sekarang pembelinya di tokonya mengeluh. Kami akan emmastikan pembukaan lapangan kerja dan memastikan harga pokok terjangkau," tutup Sandiaga.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya