Berita

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Survei Big Data: Tanpa Melibatkan Akun Palsu, Jokowi Diperkirakan Kalah

SABTU, 13 APRIL 2019 | 21:35 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Berdasarkan analisa dan pendalaman dari jumlah percakapan dan topik pembicaraan di media sosial yang tidak melibatkan akun bot atau akun palsu, pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin diprediksi akan kalah dalam pemilihan presiden 2019.

Menurut Menara Digital Network yang melakukan monitoring dan analisa big data dan social media dalam masa kampanye, pasangan nomor 01 itu akan memperoleh dukungan sebesar 44,4 persen.

Adapun pasangan 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan mendapatkan dukungan sebesar 55,6 persen.


Dalam surveinya, Menara Digital melakukan analisa terhadap sentimen di media sosial juga social network analysis (SNA) dan persebaran pembicaraan.

Dalam hasil yang dirilis, Menara Digital mengatakan pengumpulan data dalam survei dilakukan secara real time dari berbagai media sosial yang ada di Indonesia, baik Facebook, Twitter, Youtube, forum online dan news portal.

Menara Digital merasa perlu untuk melakukan filter dan mengeluarkan akun bot atau palsu dari analisa yang dilakukan.

“Data yang diambil dari postingan yang mengandung kata kunci Joko, maruf, Prabowo dan Sandiaga, dan semua variasi penulisannya,” tulis Menara Digital sambil menambahkan data yang dianalisa dikumpulkan dari tanggal 11 Maret hingga 24 Maret 2019.
 
Total percakapan yang dianalisa Menara Digital sebanyak 6.034.878 pembiciaraan. Dari angka ini sebanyak 3.002.779 terkait dengan Jokowi dan Maruf (49,8 persen). Sementara yang terkait dengan Prabowo dan Sandi sebanyak 3.032.099 atau 50,2 persen.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya