Berita

Febri Diansyah/RMOL

Hukum

Ini Alasan Pimpinan KPK Tidak Hadiri Acara Peringatan 2 Tahun Kasus Novel

SABTU, 13 APRIL 2019 | 02:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peringatan dua tahun penyerangan air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan baru saja digelar.

Berbagai elemen masyarakat bersal dari berbagai latar belakang seperti mahasiswa buruh seniman budayawan hingga masyarakat sipil hadir dan mendewak agar Pemerintah segera menyelesaikan kasus ini. .

Sialnya, acara dua tahun Novel itu seolah bertepuk sebelah tangan karena tak dihadiri satu orang pun dari Pimpinan lembaga antirasuah.


Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan sejumlah alasan atas absennya pimpinan KPK pada peringatan 2 tahun penyerangan Novel. Menurutnya, hampir semua pimpinan KPK kebetulan tengah ada kesibukan hingga akhirnya tidak hadir pada acara tersebut.

"Kebetulan ada pimpinan yang sedang cuti atau tidak masuk pada hari kemarin. Ada juga yang sedang ditugaskan di tempat lain di Jakarta ada juga yang sedang bertugas di daerah," kata Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Jumat (12/4).

Febri menambahkan, para pimpinan KPK sebetulnya sudah berencana akan hadir pada peringatan penyerangan 2 tahun Novel yan tak kunjung menemukan titik terang mengenai perkembangan kasusnya.

"Dari informasi yang saya dapatkan, pemberitahuan sudah dilakukan dan sebenarnya ada rencana kemarin pimpinan juga akan bergabung tapi karena ada tugas-tugas dan kondisi yang lainnya," demikian Febri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya