Berita

Jet Airways/Net

Dunia

Krisis Utang, Jet Airways Tangguhkan Semua Jadwal Penerbangan

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 23:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan penumpang maskapai penerbangan Jet Airways terdampar di India dan di seluruh dunia setelah maskapai itu menangguhkan semua penerbangan internasional. Hal ini terjadi di tengah krisis utang yang menggerogoti maskapai swasta asal India itu.
 
Maskapai ini membatalkan semua penerbangan internasional mulai hari ini (Jumat, 12/4) hingga Senin (15/4). BBC memuat, pihak maskapai akan bertemu dengan kreditornya lagi untuk mencoba mendapatkan pendanaan.
 
Pihak Jet Airways dalam sebuah pernyataan mengaku menyesali ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para penumpangnya. Pihak maskapai juga segera bekerja untuk meminimalkan ketidaknyamanan tersebut.
 

 
"Secara paralel, manajemen maskapai dan pemangku kepentingan utamanya termasuk konsorsium pemberi pinjaman, terus bekerja sama untuk menyelesaikan situasi saat ini," begitu bunyi pernyataan tersebut.
 
Tidak ada pernyataan tentang status penerbangan domestik.
 
Jet Airways sendiri saat ini tengah terlilit utang lebih dari 1 miliar dolar AS. Perusahaan mencari jalur finansial untuk menghindari kehancuran perusahaan.
 
Maskapai ini diketahui menerbangkan 600 rute domestik dan 380 rute internasional. Tetapi maskapai penerbangan di India itu harus mempertahankan armada sedikitnya 20 pesawat untuk terus mengoperasikan layanan internasional.
 
Di tengah krisis yang terjadi, pendidi Jet Airways mengundurkan diri.
 
Saluran televisi di India melaporkan bahwa kantor perdana menteri telah menyerukan pertemuan darurat untuk membahas nasib maskapai itu.
 
Menteri Penerbangan India, Suresh Prabhu, dalam pernyataan di Twitter mengatakan bahwa pihaknya akan meninjau masalah yang berkaitan dengan Jet Airways dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meminimalkan ketidaknyamanan penumpang dan memastikan keselamatan mereka.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya