Berita

Fritz Edward Siregar/Net

Politik

Bawaslu Umumkan Hasil Klarifikasi Skandal Surat Suara Sehari Sebelum Pencoblosan Di Malaysia

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 19:40 WIB | LAPORAN:

Hasil konfirmasi dan klarifikasi terkait skandal surat suara yang sudah dicoblos di Selangor, Malaysia, akan diumumkan sehari menjelang pencoblosan di hari itu, yaitu tanggal 14 April.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengimbau masyarakat untuk sabar karena timnya bersama KPU sedang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

"Jadi kami harap dapat bersabar," katanya saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4).


Meski demikian, Fritz memastikan tim yang terdiri dari dua Komisioner KPU RI, Ilham Saputra dan Hasyim Asy'ari serta Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Petalolo akan menyelesaikan tugasnya tepat sehari sebelum pencoblosan yang terjadi di Malaysia.

"Tanggal 14 adalah hari pemungutan suara di Kuala lumpur. Jadi secepat mungkin kami bisa melaporkan," pungkasnya.

Perlu diketahui, tim itu dikirim setelah viral video yang memperlihatkan beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia bersama beberapa pihak menggerebek sebuah gudang yang isinya surat suara tercoblos. Disitu mereka menemukan surat suara sudah dicoblos pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Ada pula surat suara calon legislatif yang sudah dicoblos ke beberapa nama caleg. Salah satu diantaranya yakni Caleg Partai Nasdem, Davin Kirana. Davin merupakan putra dari Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana.

Sebelumnya, Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengaku pihaknya mendapat laporan dari Panwaslu di Malaysia. Laporan yang diterimanya menyatakan, dilihat dari tebal huruf dan font huruf, surat suara yang ditemukan itu memanglah asli.

"Ini yang akan kami pastikan bersama teman-teman KPU," demikian Mochammad Afifuddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya