Berita

Ketua KPU, Arief Budiman/Net

Politik

KPU Masih Enggan Sebut Keaslian Surat Suara Tercoblos Di Malaysia

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 19:05 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masih enggan menyimpulkan surat suara tercoblos di Malaysia merupakan surat suara asli yang dikeluarkan oleh KPU.

Pihaknya bersikap demikian karena masih menunggu hasil konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh tim gabungan antara KPU RI yang diwakili Ilham Saputra dan Hasyim Asy'ari dengan Bawaslu RI yang diwakili Ratna Dewi Petalolo.

"Itu nanti dulu, kita tunggu hasil," kata Ketua KPU, Arief Budiman saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4).


Sebelumnya viral video yang memperlihatkan beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia bersama beberapa pihak menggerebek sebuah gudang yang isinya surat suara sudah dicoblos. Di situ mereka menemukan surat suara sudah dicoblos pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Ada pula surat suara calon legislatif yang sudah dicoblos ke beberapa nama caleg. Salah satunya yakni Caleg Partai Nasdem, Davin Kirana. Davin merupakan putra dari Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana.

"Ya hari ini kita tunggu. Apakah tempatnya (ditemui), logistiknya, (atau) orangnya. Hasil keputusannya nanti, mau lihat orangnya dulu," pungkas Arief.

Sebelumnya, anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengaku mendapat laporan dari Panwaslu di Malaysia. Laporan yang diterimanya menyatakan bahwa surat suara yang ditemukan asli. Hal itu dilihat dari tebal huruf dan font huruf.

"Ini yang akan kami pastikan bersama teman-teman KPU," demikian Mochammad Afifuddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya