Berita

Mantan Panglima TNI Jenderan (Purn) Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Di Pidato Kebangsaan Prabowo, Gatot Nurmantyo Ingatkan Bahaya Global Citizen

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 18:28 WIB | LAPORAN:

Mantan Panglima TNI Jenderan (Purn) Gatot Nurmantyo hadir dalam acara Pidato Kebangsaan Indonesia Menang bersama Tim Prabowo-Sandi di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4).

Tak hanya hadir sebagai tamu, Gatot juga diminta menyampaikan pandangannya terkait kebangsaan dalam acara tersebut. Bahkan ia mengaku diminta langsung oleh Capres Prabowo untuk hadir dan berbicara dalam forum tersebut.

Dalam pemaparannya, Gatot mengingatkan hadirin tentang isu global citizen atau penduduk global. Menurutnya, dalam konteks ini, bangsa asli suatu negara bisa terpinggirkan oleh bangsa dari negara lain.


"Sedikit saja perbedaan antara kita dan Amerika. Kalau Amerika negara terbentuk dulu baru bangsa. Kalau Indonesia, bangsa dulu baru negara terbentuk," katanya di hadapan hadirin.

"Ini bisa hilang dengan global citizen tadi, karena siapapun bisa masuk ke negara lain, bisa menjadi penduduk negara lain yang penting punya uang dan punya izin," jelasnya lagi.

Terkait hal ini, Gatot mencontohkan pembangunan perumahan elite di daerah Malang, yang membuat NJOP naik. "Kira-kira petani sanggup (beli) enggak? Pergi dia (petani) minggir, penduduk negara lain entah dari mana datang ke situ," tukas Gatot.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengumumkan sedikitnya 80 nama putra-putri terbaik bangsa yang akan siap membantunya bersama Sandiaga Uno ketika nanti terpilih dalam Pilpres 17 April mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya