Berita

Ahmad Riza Patria/RMOL

Politik

Komisi II DPR Ngaku Pemilu Di Luar Negeri Banyak "Main"

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 14:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Riza Patria menyebut kasus kecurangan Pemilu di luar negeri sudah banyak diperbincangkan sejak lama. Bahkan dugaan-dugaan ini sudah merebak jauh sebelum kasus surat suara tercoblos di Malaysia baru-baru ini.

"Memang ini kan dulu banyak berita dari pemilu ke pemilu katanya kalau di luar negeri itu bisa bermain gitu loh. Lebih mudah diatur karena ada oknum-oknum yang bisa mengaturkan," kata Riza kepada wartawan, Jumat (12/4).

Kendati demikian, pihaknya kesulitan mencari fakta sebenarnya lantaran sejak dulu isu ini hanya merebak tanpa disertai bukti.


"Nah sekarang ternayat terbukti bahwa di luar negeri itu khususnya di Malaysia memang ada permainan terkait kecurangan pencoblosan," jelasnya.

Khusus untuk periode ini, kata Riza, banyak pihak yang menduga bakal terjadi kecurangan-kecurangan Pemilu, khususnya di Malaysia. Ketua DPP Gerindra ini bahkan menyebut ada upaya pengumpulan massa tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk pemenangan salah satu paslon Pilpres.

"Kami melihat dari proses pengumpulan TKW TKI, pengarahan di sana sudah menjurus kecenderungannya untuk ke 01 dan partai tertentu. Sekarang terbukti dengan viralnya video dan dinyatakan KPU dan Bawaslu bukan hoax," lanjutnya.

Melihat fenomena ini, ia pun meminta kepada stakeholder terkait untuk membereskan kasus kecurangan Pemilu ini.

"Kementerian Luar Negeri harus bertanggung jawab. Di luar negeri ini wilayah Kemenlu yang membawahi KBRI di seluruh media, di beberapa banyak negara," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya