Berita

Foto perempuan dilingkari yang dituding sebagai Ketua Panwaslu/Net

Politik

Bawaslu Pastikan Panwaslu Kuala Lumpur Berpose 02 Adalah Hoax

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 14:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan foto-foto diduga Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahara Ulyana mengacungkan salam dua jari yang beredar di media sosial adalah hoax.

Menurut Komisioner Bawaslu, M Afifudin foto yang beredar bukanlah foto Yaza seperti yang dituduhkan.

"Kami memberikan konfirmasi bahwa itu tidak benar," kata Afifudin di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (12/4).


Hal itu ia pastikan setelah mengonfirmasi langsung kepada Yaza. Kepadanya, Yaza membantah bahwa foto seorang perempuan berpose salam dua jari itu dirinya.

Di sisi lain, ia memastikan jika sejauh ini anggotanya bekerja secara netral dan independen.

"Kami tentu memastikan informasi jajaran kami. Kami cek data-data ketika kami merekrut yang bersangkutan. Tetapi yang bersangkutan sudah menyatakan ke saya informasi foto itu tidak benar," tutup Afif.

Di tengah tudingan ketidaknetralan Panwaslu, seorang perempuan bernama Idawati Murdaningrum muncul dan mengklarifikasi kepada publik jika foto perempuan berpose salam dua jari yang sebelumnya disangkakan sebagai Yaza Azzahara adalah dirinya.

"Saya ingin menyampaikan klarifikasi, foto yang dilingkari pada foto relawan 02 (Prabowo-Sandi) adalah saya, Idawati Murdaningrum, bukan foto ibu Yaza Azzahra," kata Idawati dalam keterangan yang diterima redaksi.

Idawati mengaku jika dirinya memang relawan 02 dan merupakan anggota Satgas Prasasti Malaysia.

"Saya dan Ibu Yaza adalah dua orang yang berbeda," tandasnya.

Klarifikasi tersebut pun ia sebarkan di akun sosial media Facebooknya. Dalam klarifikasi, ia juga mengisomasi sebuah media online yang menuding dirinya sebagai Ketua Panwas KL.

Kasus penggerebekan surat suara dicoblos di Malaysia yang viral di sosial media memang mengundng pro dan kontra. Bahkan tak sedikit yang menuding penggerebekan itu rekayasa untuk menjatuhkan paslon di Pilpres.

Mulai dari tumpukan surat suara yang tidak dibuka seluruhnya, hingga tudingan Panwaslu KL berpihak ke kubu 02, Prabowo-Sandi. Namun tudingan-tudingan ini mentah seketika usai Bawaslu tegas menyebut surat suara dicoblos di Malaysia benar adanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya