Berita

Jokowi di pesantren NTB/Net

Politik

Menangkan Jokowi, Kiai dan Santri Se-Indonesia Siap Kembalikan Fungsi Masjid

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 12:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah bertekad mengembalikan fungsi masjid dan mushala sebagai pusat pergerakan Islam Ahlussunnah Waljama'ah.

Hal itu tertuang dalam Seruan Jihad Pemenangan Jokowi-Ma'ruf yang dideklarasikan pada acara silaturrahim Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia di Pesantren Asshiddiqiyah, Batu Ceper, Kota Tangerang (10/4)

Mustasyar NU Sampang, KH Syafiuddin yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan, hal itu dilakukan lantaran saat ini banyak masjid yang ditunggangi oleh kelompok kepentingan tertentu.


"Kadang diselipkan dalam ceramah sampai yang berbau fitnah, hoax juga dilakukan," jelasnya saat dihubungi, Jumat (12/4).

Atas dasar itu, ia menganggap jihad mengembalikan fungsi masjid dan mushala adalah cara menghentikan fenomena yang telah masif tersebut. Melalui masjid pula, kiai dan pengasuh pondok pesantren di seluruh Indonesia dapat meluruskan segala fitnah serta membendung ujaran kebencian yang memecah belah bangsa.

"Kita jadikan masjid pusat pergerakan menjaga NKRI. Insya Allah negeri ini aman," jelasnya.

Ia berharap seruan ini dapat mendorong santri dan pimpinan pesantren di seluruh daerah bersatu. Menurutnya, Indonesia harus dipimpin orang yang mengutamakan persatuan, yang memberikan optimisme bukan pesimisme, bisa kerja dan paham agama.

"Pemimpin ulama dan umara. Insya Allah negeri ini lebih maju, menjadi baldatun thoyyibatun warabbun ghafur," pungkasnya.

Dalam deklarasi itu ada empat seruan jihad, yakni seruan memenangkan KH Maruf Amin sebagai wapres, menjaga suasana keamanan negara yang kondusif dan menolak segala bentuk hoax dan ujaran kebencian dalam pemilu.
Bermunajat dan memohon kepada Allah untuk keselamatan dan persatuan NKRI dengan pemimpin berakhlak dan peduli kepada kesejahteraan masyarakat, serta mengembalikan masjid-masjid dan musala di seluruh Indonesia menjadi pusat gerakan Islam ahlussunnah waljamaah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya