Berita

Jokowi/Net

Politik

Rosdiana Sijabat: Pertumbuhan Ekonomi Era Jokowi Patut Disyukuri

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 12:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertumbuhan ekonomi selama era Presiden Joko Widodo memang masih jauh dari target yang disampaikan dalam janji kampanye.

Saat kampanye, Jokowi menarget ekonomi tumbuh 7 persen. Tapi selama 4,5 tahun ini, pertumbuhan ekonomi mentok di 5 persen.

Namun, Joko Widodo dinilai cukup berhasil mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, pertumbuhan ekonomi itu diraih saat ekonomi global melambat.


“Amerika saja pertumbuhan ekonomi 2,9 persen. Indonesia tidak terlalu buruk, tapi juga tidak terlalu baik. Singapura saja tiga persen,” kata  pengamat politik Rosdiana Sijabat dalam diskusi publik di Cikini, Kamis (11/4).

Dengan kata lain, pertumbuhan 5,2 persen yang dicapai Indonesia adalah angka yang patut disyukuri untuk perekonomian yang sedang sepi.
Sebab faktor eksternal tidak bisa 100 persen diprediksi.

“Di Asia Tenggara terjadi pelemahan permitaan barang dan jasa. Perekonomian global akan menekan perekonomian kita. Jadi siapapun nanti yang terpilih, bagaimana meningkatkan aktivitas ekonomi dari sisi rumah tangga,” tuturnya.

Senada dengan itu, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf, Usman Kansong juga pertumbuhan itu patut disyukuri.

“Dibandingkan negara G20, kita di nomor tiga setelah Tiongkok dan India. Kenapa dibandingkan dengan G20? Karena size ekonominya besar,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (12/4).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya