Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Survei Cyrus: Jokowi-Maruf 56,4 Persen, Prabowo-Sandi 38,1 Persen

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 06:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Survei Cyrus Network merilis hasil surveinya terhadap dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, hasilnya paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin unggul 56,4 persen sementara Prabowo-Sandiaga 38,1 persen.

CEO Cyrus Network Hasan Nasbi dalam keterangannya, Kamis malam (11/4), menjelaskan, survei itu dilakukan sejak 27 Maret hingga 2 April 2019 dengan 1.230 rersponden yang telah berusia 17 tahun dan sudah menikah. Sebanyak 79,0% persen responden mengaku telah menetapkan pilihan.

"Hasilnya, 56,4 persen memilih Jokowi-Maruf Amin, 38,1 persen memilih Prabowo-Sandiaga. (Sebanyak) 3,2 persen belum memutuskan, 0,7 persen tidak memilih, 1,6 persen tidak menjawab," kata Hasan.


Ia menjelaskan, tingkat elektabilitas ini diambil berdasarkan simulasi kertas suara. Adapun pertanyaan yang diajukan ke responden adalah "Jika Anda saat ini sedang berada di dalam tempat pemungutan suara, dan di depan Anda ada kertas suara dengan dua pasangan capres-cawapres seperti di bawah ini, siapakah yang akan Anda pilih."

Selain itu, hasil lain yakni sebanyak 48,5 persen dari pemilih Jokowi sudah mantap dengan pilihannya, sedangkan 30,2% persen responden pemilih Prabowo juga tak akan mengubah pilihannya.

"(Sebanyak) 6,8 persen responden pemilih Jokowi masih mungkin mengubah pilihannya, sementara di sisi lain, ada 7,3% pemilih Prabowo yang masih mungkin mengubah pilihan," ujar Hasan.

Metode survei dilakukan dengan tatap muka langsung alias wawancara, dengan margin of eror 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya