Berita

Cak Nun di peringatan dua tahun kasus Novel/RMOL

Hukum

Cak Nun Siap Pasang Badan Tuntaskan Kasus Novel

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 23:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peringatan dua tahun tragedi penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan diisi oleh sejumlah tokoh seperti MH Ainun Najib atau lebih akrab disapa Cak Nun dan presenter kondang Najwa Shihab.

Acara sarasehan budaya digelar di pelataran gedung KPK dan dihadiri oleh ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang profesi, seperti mahasiswa, buruh, hingga pegawai KPK.

Dalam acara tersebut, Najwa Shihab membuka acara dengan puisi khas Catatan Najwa untuk Novel yang sudah dua tahun tak juga mendapat keadilan. Bahkan, Najwa menyebut penyerangan Novel adalah penyerangan terhadap seluruh warga negara Indonesia.


"Ini bukan soal Bang Novel Baswedan, ini penyerangan terhadap kita semua," kata Najwa di hadapan ratusan audiens, Kamis (11/4).

Di sisi lain, Novel Baswedan yang turut hadir dalam acara diskusi lesehan budaya itu mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendesak pemerintah segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independen.

Menurut Novel, jika pemerintah tidak merespon maka seolah melanggengkan pembiaran karena pegiat antikorupsi selalu mendapatkan perlawanan.

"Ketika sampai sekarang sudah 2 tahun belum ada langkah yang terang, maka saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendesak presiden membentuk TGPF Independen," kata Novel.

Bahkan, Novel menyebut iktikad dari pimpinan KPK untuk berterus terang bukanlah perkara sulit untuk membantu pengungkapan terhadap kasus yang dialaminya.

"Itu seharusnya bukan perkara sulit. Kalau kasus ini justru sebaliknya, penangannya akan jauh lebih sulit. Pimpinan KPK itu harusnya membuka diri dan tidak menutup-nutupi," ungkap Novel.

"Artinya kita bicara apa adanya. Tentunya KPK sadar bahwa KPK pasti dimusuhi oleh koruptor," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Cak Nun turut angkat bicara dan mengaku siap diikutsertakan dalam penuntasan kasus Novel jika sewaktu-waktu ia diminta oleh KPK. Sebab, perkara Novel adalah cambuk bagi pemberantasan korupsi.

"Kebenaran itu ada yang wajib disampaikan. Misalnya kebenaran mengenai kasusnya Novel Baswedan, harus diperjelas, harus dituntaskan," kata Cak Nun.

"Kalau saya dibutuhkan desakan-desakan. Ini malam ini sudah merupakan desakan besar terhadap pemerintah atau kepada siapapun saja. Saya ini disuruh apa? Kira-kira nanti dalam bentuk apa sehingga Anda dan kita semua sudah menjadi satu kesatuan berkaitan dengan perjuangan ini," demimian Cak Nun. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya