Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Lima Parpol Tidak Perlu Berjuang Keras Menuju Senayan

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 22:58 WIB | LAPORAN:

Hanya ada lima partai politik yang bisa dipastikan lolos ambang batas parlemen menuju Senayan.

Hal itu sebagaimana hasil penelitian terbaru yang dilakukan Etos Indonesia Institute.

Direktur Etos Indonesia Institute Iskandarsyah menjelaskan, survei yang digelar pada 12-30 Maret terhadap 2.000 responden di enam kota besar itu menemukan lima parpol yang tingkat elektabilitasnya melampaui parliamentary threshold sebesar empat persen.


Hasilnya, PDI Perjuangan dipilih oleh 25,3 persen responden disusul Partai Gerindra 17,2 persen, Partai Golkar 16,1 persen, Partai Demokrat 14,7 persen, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,4 persen.

"Ke lima partai itulah yang akan lolos di pemilu legislatif yang akan berlangsung serentak dengan pemilu presiden pada 17 April nanti," jelasnya kepada wartawan, Kamis (11/4).  

Sementara parpol lain harus berjuang keras untuk bisa lolos ke DPR yakni Partai Nasdem 3,1 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 2,9 persen, Partai Perindo 2,6 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKS) 2,3 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,1 persen, Partai Berkarya 1,9 persen, Partai Solodaritas Indonesia (PSI) 1,7 persen, Partai Hanura 1,6 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 1,4 persen, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,1 persen, serta Partai Garuda 0,4 persen.

Iskandarsyah menambahkan, tingkat kesalahan atau margin of error pada survei didapat sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 96 persen. Penarikan sampel dilakukan sepenuhnya menggunakan metode acak berjenjang.

"Tetapi apabila margin error dari survei ini adalah 2,9 persen maka amat mungkin muncul partai lain yang juga ikut lolos dari ambang batas parlemen tersebut," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya