Berita

Bawaslu/RMOL

Politik

Bawaslu Uraikan Mekanisme Pencoblosan Early Voting Di Malaysia

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 22:44 WIB | LAPORAN:

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan kembali terkait pencoblosan surat suara di luar negeri yang lebih awal dari pada dalam luar negeri.

Hal itu disampaikan menanggapi viralnya surat suara dicoblos di Selangor Malaysia. Namun belakangan diduga surat suara adalah surat suara dari metode pos yang memang dilakukan lebih awal menyesuaikan tempat tinggal WNI.

Komisioner KPU Hasyim Asyari Djojohadikusumo mengatakan, untuk metode Kotak Suara Keliling (KSK) dan metode pos dilakukan lebih awal dibandingkan pencoblosan yang dilakukan pada 14 April di Malaysia.


"Metode KSK itu dilakukan lebih awal karena kan itu keliling ya ke tempat yang warga kita berkumpul baik itu karena kumpul bekerja di situ atau bermukim di situ. dan sudah disepakati dan saya kira penting kita pastikan KSK itu bukan berarti tanpa nama, ada daftar pemilih KSK," ungkap Hasyik di Media Center Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/4)

"Kemudian metode pos, dikirim sudah lebih awal lagi, karena membutuhkan waktu untuk mengirimkan kepada alamat yang sudah tersedia dalam daftar pemilih. Demikian juga membutuhkan waktu untuk mengirim balik ke penyelenggara pemilu atau Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)," tuturnya.

Berdasarkan itu, lanjut Hasyim, jika surat suara pos sudah dikirim, statusnya masih dipegang pemilih dengan target surat suara pos kembali ke PPLN sebelum hari penghitungan suara.

Sementara itu setelah surat suara diterima, tempat penyimpanannya tergantung kondisi PPLN.

"Kalau di kantor perwakilan yang memadai itu disimpan di situ dengan SOP tertentu. Misalkan digembok, dikunci, disegel pintunya, dipersyaratkan juga ada CCTV yang bisa memantau dari waktu ke waktu tempat penyimpanan itu," lanjut Hasyim

Atau, kata Hasyim, bisa menyewa tempat untuk menyimpan ini baik ketika barang-barang logistik, alat perlengkapan pemungutan suara itu tiba, ataupun setelah digunakan untuk pemungutan suara sampai dengan penghitungan suara.

"Itu bisa juga menyewa tempat yang sudah ditentukan dengan standar keamanan yang sudah ditentukan juga yang intinya tadi tempat yang digunakan itu ada penjaganya, ada fasilitas sekuritinya, kemudian tempatnya dikunci dan disegel dan ada CCTV yang mengamati," tukas Hasyim.

Hingga kini tempat penyimpanan surat suara tercoblos di Malaysia masih diselidiki pihak Bawaslu, apakah tempat tersebut merupakan sewaan resmi PPLN atau bukan.
 
"Itu yang akan kami kalrifikasi, tadi kami sampaikan ini tempat apa? apa betul disewa PPLN atau tidak? itu kami klarifikasi," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya