Berita

Eks Ketua KPK Abraham Samad/RMOL

Hukum

Dua Tahun Kasus Novel, Abraham Samad: Pimpinan KPK Jangan Loyo!

KAMIS, 11 APRIL 2019 | 19:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mantan Ketua KPK Periode 2011-2015 Abraham Samad angkat bicara terkait perkembangan kasus yang dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan yang genap 2 tahun.

Menurut Samad, upaya penuntasan kasus Novel mesti diinisiasi oleh keinginan dari pimpinan KPK itu sendiri. Selain itu, pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen mesti segera dilakukan oleh Presiden.

"Saya yang dulu mantan pimpinan usulkan kepada pimpinan saat ini, kita mengusulkan ada tim independen yang dibentuk oleh Presiden. Sebenarnya intinya sekarang adalah pimpinan KPK sekarang, pimpinan KPK sekarang harus lebih proaktif," kata Samad kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Kamis (11/4).


Samad menambahkan, perlu ada keseriusan dan political will dari pihak terkait dalam hal ini pemerintah, aparat hukum dan pimpinan KPK untuk mengungkap kasus tersebut.

"Sehingga saya sarankan, pimpinan KPK sudahlah jangan terlalu loyo untuk menyelesaikan persoalan yang ada," kata Samad.

Lebih lanjut, ia menilai ketidakaktifan pimpinan KPK justru akan membawa petaka bagi penyidik KPK yang lainnya.

"Jangan terlalu lambat, karena kelambatan yang dilakukan pimpinan KPK, membawa ketidakpastian bagi seluruh pegawai KPK," demikian Samad.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya